Menyoroti Perjalanan Spiritual Sang Legenda Musisi Indonesia Dalam Film Chrisye

Almarhum Chrisye, sumber foto tribunnews.com
"Kelak kalau kita menikah, aku ingin engkau mengajari anak-anak kita tentang keyakinanmu", begitulah kira-kira sepenggal ungkapan Chrisye kepada sosok wanita yang bernama Damayanti Noor, saat ia memutuskan untuk menjadi muallaf.

Sang legenda Musisi yang diperankan oleh artis kawakan Vino G. Bastian menampilkan secara apik film biografi Chrisye yang mulai tayang serentak di bioskop Indonesia pada tanggal  7 Desember 2017.

Banyak fakta yang diungkap dalam film tersebut terutama dalam menyoroti perjalanan spiritual sang musisi. Perkenalan Chrisye dengan Damayanti Noor yang kelak menjadi Istrinya, menjadi titik tolak pertama dalam memberikan pencerahan mengenai agama Islam.

Dalam perjalanan karirnya yang begitu gemilang di dunia musik, Chrisye mengalami keguncangan batin selepas ia melakukan konser tunggal di Jakarta Convention center. Hingga dalam persiapan tour ke Melbourne Australia, ia memutuskan bahwa harus ada satu buah lagu berisi tentang kebesaran Tuhan. Ia kemudian mendatangi sastrawan Indonesia Taufiq Ismail untuk turut membantu membuatkan lirik dalam lagu yang sudah ia ciptakan.

Sampai pada akhirnya, Chrisye mendapatkan bait indah sya'ir yang berjudul "Ketika Kaki dan Tangan Berkata", dimana Taufiq Ismail mendapatkan inspirasi lirik tersebut selepas membaca surat Yasin tentang hari akhir. Sebuah lagu yang sulit untuk ia nyanyikan dalam proses rekaman sebab kedalaman isi lirik yang begitu ia resapi.

Dalam penayangan perdana film Chrisye di bioskop XXI Mega Mall Bekasi, Kamis (7/12), hadir juga Putra sang Musisi yakni Randa Pramsha Chrismansyah. Ia berharap semoga film yang berkisah tentang almarhum ayahnya tersebut dapat memberikan inspirasi dan manfaat untuk masyarakat Indonesia.

(Zakarija H)
Bagikan! Bagikan! Bagikan! Bagikan!

About Redaksi

0 comments:

Post a Comment