Tolak Bantuan Yayasan Peduli Pesantren Hary Tanoesoedibjo

(Dari kiri ke kanan) KH Cholil Ridwan, KH Didin Hafidhudhin, dan KH Abdul Rasyid Syafi'i dalam acara Ijtima' Pimpinan Pondok Pesantren se-Indonesia di Aula Masjid Al-Furqan Dewan Da'wah Jakarta Pusat, Rabu (14/12/16). (Moslemzone.com/Zakarija)
Moslemzone.com - Badan Kerja Sama Pondok Pesantren Indonesia (BKSPPI) mengadakan Ijtima’ Pimpinan Pondok Pesantren se-Indonesia pada hari Rabu (14/12/16), bertempat di aula Masjid Al-Furqan Dewan Da'wah Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Terdapat 400 orang lebih perwakilan pesantren yang hadir dari berbagai daerah. Dalam acara ini BKSPPI mengajak para pimpinan pesantren untuk berdiskusi serta menanggapi berdirinya Yayasan Peduli Pesantren yang dibentuk oleh Hary Tanoesoedibjo.

Ketua dewan pembina BKSPPI yakni KH Didin Hafidhuddin memberikan pernyataan bahwa yayasan peduli pesantren hanya akan menjadikan pesantren tidak mandiri serta menghilangkan ruh jihad dalam diri pesantren.

“Jika dibiarkan, tidak menguatkan kemandirian pesantren dan ini akan sangat berbahaya. Pesantren tidak lagi sebagai institusi perjuangan, melainkan akan menjadi lembaga pendidikan biasa tidak lebih dari itu, padahal inti dari pondok pesantren adalah ruhul jihad," tegasnya.

Didin kemudian menambahkan bahwa dengan gaya yang sangat berbeda dari Ahok, tanpa disadari Hari Tanoe dibawa kemana-mana, seperti ke pondok pesantren, ke masjid, bahkan santriwan santriwati cium tangan, dia pakai sorban, pakai peci, ceramah dan sebagainya, padahal sudah diketahui musyrik dilarang masuk ke masjid.

Dalam acara ini juga dibuat pernyataan sikap yang disepakati para pimpinan pesantren dari penjuru daerah dengan dibacakan langsung oleh ketua dewan pembina BKSPPI, tentang tidak bolehnya pondok pesantren untuk meminta dan menerima bantuan dari Yayasan Peduli Pesantren (YPP).

"Pondok pesantren tidak boleh meminta atau menerima bantuan dalam bentuk apapun baik dari perorangan maupun organisasi yang memiliki tujuan yang berbeda, bahkan bertentangan dengan tujuan pondok pesanren itu sendiri, seperti Yayasan Peduli Pesantren (YPP) yang didirikan oleh saudara Hary Tanoesoedibjo yang merupakan ketua umum partai Perindo."

Ketua panitia Ijtima’ pimpinan pondok pesantren se-Indonesia yakni KH. Cholil Ridwan menegaskan, bahwa perkumpulan ini dalam rangka untuk mengangkat lagi harkat dan martabat pondok pesantren di Indonesia.

“Ketika saya mendengar ada yayasan peduli pesantren, maka saya ingin kita yang yang punya pesantren kumpul lagi untuk mengangkat harkat dan martabat serta izzah pondok pesantren," ungkapnya.

Reporter: Zakarija
Editor: Zakhi
Bagikan! Bagikan! Bagikan! Bagikan!

About Redaksi

0 comments:

Post a Comment