Penanggulangan LGBT Dengan Gerakan Menutup Aurat

Foto Dr. Henri Shalahuddin. Sumber www.nahimunkar.com
Moslemzone.com - Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSIST) Dr. Henri Shalahuddin berkomentar terkait penanggulangan Lesbian, gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) adalah dengan gerakan menutup aurat.

“Cara menanggulangi lgbt yaitu, kalau masyarakat Indonesia itu alergi dengan islam, ya sudah jika tidak mau balik ke ajaran agama, ya balik ke budaya Timur. Yakni tidak mengumbar aurat,” ungkapnya di gedung Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII) Jakarta Pusat, Sabtu (26/11/16) siang.

Mengumbar aurat yang menjadi ciri-ciri dari kemerdekaan seksual dinilai Henri sebagai sumber penyebaran virus LGBT. Bahkan dia menganggap, bahwa di semua Negara di mana kemerdekaan seksual itu menjadi pola hidup mereka. Kemerdekaan seksual itu mempunyai ciri utama dengan memperlihatkan aurat, maka di situ pula LGBT akan tersebar.

Henri memberikan contoh Negara Thailand yang sudah terbiasa melihat aurat terbuka.

“Contoh di Thailand, 20 atau 25 tahun yang lalu tidak seperti sekarang.  Sekarang ini mereka,  orang-orang yang baru puber misalnya,  sudah terbiasa melihat perempuan sangat terbuka sekali,” paparnya.

Henri kembali menegaskan bahwa bagaimana pun aurat tidak boleh diumbar.

“Salah satunya adalah gerakan menutup aurat. Terserahlah batasannya mau dibatasi sampai mana,  tapi yang jelas jangan diumbar seperti itu,” tandasnya.
Bagikan! Bagikan! Bagikan! Bagikan!

About Redaksi

0 comments:

Post a Comment