Pembangunan Ekonomi Indonesia Tidak Merata. PP Muhammadiyah: Kita Tidak Ingin Negeri Ini Terkoyak-Koyak

Anwar Abbas saat memberikan sambutan dalam diskusi "Meruwat Indonesia, Menjaga NKRI" di gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Menteng, Jakarta Pusat. Rabu (28/12/16). (Moslemzone.com/Ali Muhtadin)
Moslemzone.com - Pembangunan ekonomi Indonesia pada berbagai wilayah dinilai tidak merata. Hal itu disampaikan oleh ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas saat mengisi sambutan dalam acara diskusi akhir tahun koordinator FOKAL IMM di gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/12/16).

"Ketidakmerataan pembangunan ekonomi, pembangunan kita terlalu berpusat pada pulau Jawa," ungkapnya. 

Ketidakmerataan tersebut bisa dilihat dari pembangunan yang hanya berpusat pada pulau Jawa saja, sedang Kalimantan kurang tersentuh dan Sulawesi juga kurang tersentuh. Melihat hal itu, Abbas tidak mengingkan negeri ini bisa hancur secara perlahan. 

"Kita tidak ingin negeri ini terkoyak koyak," harapnya. 

Oleh sebab itu, lanjut Abbas, Muhammadiyah mempunyai prinsip dalam membela keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) secara serius. Melihat fenomena yang terjadi, dia menyatakan bahwa kekayaan Indonesia menjadikan Negara Adikuasa di dunia ini saling berebut. Oleh sebab itu, Abbas berharap agar semua elemen di Negara ini bisa bersatu dalam menjaga keutuhan NKRI ini. 

"Maka TNI, Polri, pemerintah, dan rakyat harus bersatu," pungkasnya. 

Diskusi yang bertemakan "Meruwat Indonesia, Menjaga NKRI" juga dihadiri Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jendral Gatot Nurmantyo sebagai pemateri ceramah umum.

Reporter: Ali Muhtadin
Editor: Zakarija H
Bagikan! Bagikan! Bagikan! Bagikan!

About Redaksi

0 comments:

Post a Comment