Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ajak Ormas Islam Bangun Kemandirian Ekonomi Umat

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Din Syamsuddin usai mengikuti rapat pleno di gedung MUI, Jakarta Pusat. (Zulfikar)
Moslemzone.com - Dewan pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar rapat pleno terkait program jangka pendek yang akan dilakukan untuk mengatasi problematika umat Islam, pada hari Rabu (22/12/16), di gedung MUI, Jakarta Pusat,

Ditemui usai rapat, Ketua dewan pertimbangan MUI, Prof.  Din Syamsuddin menjelaskan terkait agenda tersebut membahas tentang perkembangan kondisi umat Islam pasca aksi bela Islam lalu.

Aksi tersebut, lanjut Din, memberikan efek tentang tumbuhnya gairah umat islam yang sangat besar dalam menjalin solidaritas umat.

"Epilognya menumbuhkan kegairahan yang yang lebih besar ke arah yang mendukung ukhuwah umat islam seperti gerakan shubuh berjamaah, minimal sekali sebulan, kemudian pertumbuhan ekonomi," ungkapnya.

Meski belum sampai tahap akhir, lanjut Din, terdapat beberapa masalah yang perlu diperhatikan bagi ormas Islam dalam pemberdayaan ekonomi, sehingga kemandirian umat Islam bisa tercipta dengan program tersebut.

"Sehingga saya tidak bisa menyampaikan versi finalnya, tapi apa yang sudah berkembang sementara dari rapat pleno dewan pertimbangan hari ini adalah mutlak perlu segera umat islam dan ormas islam melakukan pemberdayaan ekonomi, sehingga umat islam bisa mandiri. Tidak lagi misalnya bisa dibeli oleh pihak-pihak lain," imbuhnya.

Sehingga dengan demikian umat Islam bisa berkompetisi dan membangun lembaga-lembaga kebudayaan, dan kesehatan, kata Din.

Selain itu, mantan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu juga menjelaskan bahwa yang menjadi perhatian adalah usulan untuk memiliki lembaga penyiaran,  terutama televisi.

"Dan yang cukup kuat juga usulan, gagasan dalam jangka pendek ini perlu segera kita memiliki lembaga pelayanan penyiaran yang berwibawa, terutama televisi," tandasnya.

Strategi tersebut, disebutkan Din untuk jangka waktu 2 hingga 5 tahun mendatang. Rencananya, agenda rapat pleno lanjutan akan diadakan dua kali lagi di Bulan Januari dan Februari.

Reporter: Ali Muhtadin
Editor: Zakarija
Bagikan! Bagikan! Bagikan! Bagikan!

About Redaksi

0 comments:

Post a Comment