20 Tips Kesehatan dari ajaran Islam (Bag. 1)


(image by shariaunveiled.files.wordpress.com)

Syariat Islam tidak hanya mengatur sisi spiritual kaum muslimin, tapi juga menyediakan garis aturan dalam hidup kesehariannya. Banyak dari sekian tips kesehatan yang akan dibahas berikut yang sudah dibuktikan secara ilmiah akan manfaatnya yang luar biasa.

Nah, berikut daftar 20 aturan dalam syariat Islam yang sangat bermanfaat untuk kesehatan:

1.       Larangan mengkonsumsi alkohol.


(image by stillnessproject.com)

Larangan mengkonsumsi alkohol barangkali menjadi salah satu larangan yang paling dikenal dalam Islam. Menurut situs kesehatan WebMD.com, alkohol tidak hanya menyebabkan ancaman sirosis pada organ hati dan menurunnya daya konsentrasi yang menyebabkan banyaknya kecelakaan di negara-negara pengkonsumsi alkohol, cairan memabukkan ini juga punya peran dalam munculnya kasus-kasus anemia (kurang darah), kanker, penyakit kardiovaskular dan bahkan Alzheimer.

2.       Larangan mengkonsumsi babi.


(image by keyword-suggestions.com)

Ini juga salah satu larangan lain yang paling dikenal dalam dunia Islam. Meski termasuk salah satu dari hewan yang paling banyak dikonsumsi dagingnya, babi juga membawa berbagai macam virus dan bakteri dalam tubuhnya seperti yang disebutkan oleh Livestrong.com. Virus dan bakteri ini punya andil dalam memicu perasaan mual atau bahkan kecenderungan untuk muntah, demam, diare, kram perut juga dehidrasi, yang kesemuanya bisa berakibat fatal dalam beberapa kasus berat.

3.       Makan secukupnya.


(image by yoga.com)

Islam selalu menekankan “secukupnya” dalam setiap aspek kehidupan, tidak terlalu banyak juga tidak terlalu sedikit. Bagian akhir dari surah Al-Maidah ayat 31 menyatakan: “Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

Dalam sebuah hadits di Sunan At-Tirmidzi disebutkan sebuah arahan yang sederhana tapi sangat bermanfaat yaitu agar setiap muslim menyediakan sepertiga perutnya untuk makanan, sepertiga lainnya untuk minuman dan sepertiga yang terakhir untuk ruang nafasnya.

Begitu pula saat kita berbicara tentang diet harian, maka secara ilmiah sudah terbukti bahwa makan terlalu banyak berperan dalam naiknya berat badan juga memicu masalah obesitas, sementara semua masalah kesehatan justru dimulai dari hal ini.

Sebaliknya, makan terlalu sedikit juga akan membuat tubuh mengalami malnutrisi dan kekurangan gizi yang mengganggu pembentukan jaringan tubuh dan daya tahannya.  

4.       Praktik membersihkan gigi setelah makan.


(image by modo3.com)

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mendorong umatnya untuk menggunakan siwak yang berfungsi sebagai pembersih gigi geligi. Dalam Sunan An-Nasai dan Musnad Ahmad disebutkan “Siwak membersihkan mulut dan membuat ridha Allah.”

Siwak mampu membersihkan sisa-sisa makanan di gigi, mencegah kerusakan gigi, mengurangi resiko gigi berlubang juga infeksi gigi dan gusi.

5.       Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.


(image by gigaom.com)

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menganjurkan agar tiap orang mencuci tangan sebelum dan sesudah makan yang terangkum dalam kegiatan berwudhu sebelum dan sesudahnya. Meski riwayat-riwayat tentang anjuran berwudhu sebelum dan sesudah makan tersebut dilemahkan para ulama, namun setidaknya hal ini bisa diaplikasikan bila ditinjau dari segi kesehatan.

Dalam konteks yang sama, Islam.ru menyebutkan adanya anjuran untuk tidak mengusap air setelah kegiatan berwudhu dengan handuk pengering yang digunakan secara umum karena dapat menyebarkan infeksi virus dan bakteri dari satu orang ke orang lainnya. (F4)

(bersambung)
Bagikan! Bagikan! Bagikan! Bagikan!

About Fatahillah

0 comments:

Post a Comment